Buku Putih Lag Game › Cari berdasarkan gejala
Teleport: 47 penyebab dan penanggung jawabnya
Disebut juga: warp, teleportasi, berhenti lalu tiba-tiba melompat
Buka kamus gejala interaktif dengan gambar →
Karakter langsung berpindah ke posisi yang jauh tanpa terlihat bergerak ke sana.
Lawan diam di tempat, lalu tiba-tiba muncul di posisi yang sudah jauh.
Biasanya ini berarti paket sempat tidak datang selama beberapa saat. Periksa packet loss, koneksi yang putus sesaat, server yang berhenti, dan ekstrapolasi yang meleset. Jika pemain lain normal dan hanya satu orang yang teleport, koneksi orang itulah yang pertama dicurigai.
Penyebab gejala ini
L1 Proses game di klien
- Ekstrapolasi berlebihan (dead reckoning): Selama paket tidak datang, objek terus ditampilkan bergerak dengan kecepatan terakhir, lalu dikembalikan begitu ketahuan salah. (Pengembangan klien (Tim Pengembang Game))
L2 OS dan perangkat klien
- Buffer terima meluap: Jika game terlalu sibuk sehingga terlambat mengambil paket dari socket (antarmuka kirim-terima jaringan yang disediakan OS), buffer OS meluap. (Pengembangan klien (Tim Pengembang Game))
- Pemindaian Wi-Fi di latar belakang: Selama OS berpindah-pindah channel secara berkala untuk mencari Wi-Fi di sekitar, komunikasi berhenti sejenak. (Pihak Eksternal (Pihak Eksternal))
L3 Jaringan rumah
- Interferensi Wi-Fi dan sinyal lemah: Jika sinyal lemah atau ada interferensi, paket dikirim ulang beberapa kali di jalur nirkabel sehingga waktu kedatangannya tidak beraturan. (Pihak Eksternal (Pihak Eksternal))
- Bufferbloat (antrean router): Saat anggota keluarga mengunggah video atau mengunduh file besar, paket senilai ratusan ms menumpuk di antrean router, dan paket game pun menunggu di belakangnya. (Pihak Eksternal (Pihak Eksternal))
- Handover antar-BTS (saat bergerak): Saat bepergian dengan bus atau kereta bawah tanah, komunikasi terputus selama BTS berganti. (Pihak Eksternal (Pihak Eksternal))
- Sinyal seluler lemah dan area blank spot: Di lift, ruang bawah tanah, atau bagian dalam gedung, retransmisi bertambah, kecepatan turun, dan akhirnya terjadi disconnect. (Pihak Eksternal (Pihak Eksternal))
- Perpindahan 5G↔LTE yang sering (di tepi jangkauan 5G): Di dalam gedung dengan sinyal 5G lemah atau di tepi jangkauan 5G, ponsel sering berpindah antara 5G dan LTE, dan setiap kali berpindah ping melonjak atau komunikasi terputus sejenak. (Pihak Eksternal (Pihak Eksternal))
L4 Jalur internet
- Internet satelit (orbit rendah dan geostasioner): Pada internet satelit, sinyal harus bolak-balik ke luar angkasa. Dengan satelit geostasioner, pulang-pergi saja sudah lebih dari 0,5 detik. Satelit orbit rendah seperti Starlink biasanya cepat, tetapi saat rute dialokasikan ulang, latensinya berfluktuasi dan koneksi kadang putus sesaat. (Pihak Eksternal (Pihak Eksternal))
- Kongesti di jalur peering saat jam sibuk: Sekitar pukul 21.00–23.00, trafik video melonjak sehingga jalur interkoneksi antar-ISP (peering) mudah padat. (Infrastruktur jaringan (Tim Infrastruktur))
- Gangguan kabel bawah laut dan jalur internasional: Jika kabel bawah laut putus, trafik harus memutar lewat rute yang jauh selama beberapa minggu (jika lama, beberapa bulan) sampai kabel diperbaiki, dan jalur yang tersisa menjadi padat. (Pihak Eksternal (Pihak Eksternal))
- Perubahan rute dan konvergensi BGP: Saat informasi rute internet berubah, paket hilang selama beberapa detik hingga puluhan detik (dalam kasus yang jarang, sampai beberapa menit) sampai rute kembali konvergen. (Infrastruktur jaringan (Tim Infrastruktur))
- Satu jalur ECMP bermasalah: ISP dan data center menyiapkan beberapa jalur ke tujuan yang sama dan menetapkan satu jalur untuk setiap koneksi. Jika hanya satu jalur yang rusak, hanya pemain yang mendapat jalur itu yang terus mengalami lag. (Infrastruktur jaringan (Tim Infrastruktur))
- Pembatasan kecepatan dan manajemen trafik oleh ISP: Jika kuota data terlampaui atau layanan internet mengelola trafik tertentu, paket ditunda atau dibuang. (Pihak Eksternal (Pihak Eksternal))
- Pembatasan UDP dan inspeksi paket per negara atau ISP: Sebagian jaringan memblokir alamat dan port UDP tertentu atau membatasi kecepatan UDP, dan perangkat inspeksi paket menyaring protokol yang tidak dikenalinya. Game yang berkomunikasi lewat UDP tidak bisa tersambung atau sering terputus di jaringan itu. (Pihak Eksternal (Pihak Eksternal))
- Kualitas koneksi buruk: Konektor yang kontaknya buruk, kabel yang sudah tua, atau modem yang bermasalah menimbulkan packet loss terus-menerus dan koneksi yang putus secara berkala. (Pihak Eksternal (Pihak Eksternal))
- Jalur bersama penuh akibat DDoS: Serangan besar yang ditujukan ke perusahaan game atau ke pihak lain di jaringan yang sama memenuhi jalur bersama. (Infrastruktur jaringan (Tim Infrastruktur))
- Rute lewat VPN atau game booster: Jika VPN atau game booster diaktifkan, paket melewati server relay milik perusahaan itu. Jika server relay jauh atau padat, koneksi malah menjadi lebih lambat. (Pihak Eksternal (Pihak Eksternal))
L5 Perangkat jaringan data center
- Rute lewat proteksi DDoS dan false positive: Saat trafik dialihkan ke scrubbing center untuk menangkal serangan, rutenya menjadi lebih panjang, dan pemain yang normal kadang salah dikira serangan lalu diblokir. (Infrastruktur jaringan (Tim Infrastruktur))
- Microburst di switch: Jika beberapa server sekaligus mengirim paket ke ribuan pemain pada saat yang sama, buffer kecil di port switch tempat trafik itu bertemu meluap dalam waktu kurang dari 1 ms. (Pengembangan server (Tim Pengembang Game))
- Jalur data center penuh: Jika deploy patch, pengiriman log, dan backup memakai jalur yang sama dengan game, jalurnya penuh. (Infrastruktur jaringan (Tim Infrastruktur))
- Kabel rusak dan error port: Jika modul optik atau kabel rusak, sebagian paket yang lewat jalur itu rusak dengan persentase tertentu. (Infrastruktur jaringan (Tim Infrastruktur))
L6 Kartu jaringan server
- Interrupt NIC terpusat di satu core: Jika NIC hanya mengirim interrupt kedatangan paket ke satu core CPU, core itu menjadi bottleneck. (Infrastruktur server (Tim Infrastruktur))
- Ring buffer terlalu kecil: Jika ring buffer, tempat NIC menampung paket sementara, terlalu kecil, buffer meluap saat paket datang serentak dan paket dibuang. (Infrastruktur server (Tim Infrastruktur))
- Batas PPS cloud terlampaui: Server cloud memiliki batas jumlah paket per detik dan bandwidth per tipe instance, dan jika terlampaui, paket dibuang diam-diam. (Infrastruktur server (Tim Infrastruktur))
- Bandwidth NIC penuh: Jika kartu 1 Gbps atau 10 Gbps dipakai sampai batasnya, antrean kirim memanjang dan akhirnya paket dibuang. (Pengembangan server (Tim Pengembang Game))
- Maintenance host cloud dan live migration: Saat penyedia cloud melakukan maintenance pada server fisik (host), virtual machine dipindahkan ke host lain (live migration) atau dihentikan sementara. Selama itu seluruh server terhenti, dan jika jedanya lama, koneksi terputus. (Infrastruktur server (Tim Infrastruktur))
L7 OS server (kernel)
- Buffer socket kernel terlalu kecil: Jika buffer kirim dan buffer terima kecil, saat burst trafik datang paket yang diterima lewat UDP dibuang, dan pengiriman TCP tertahan karena buffer tidak punya ruang. (Infrastruktur server (Tim Infrastruktur))
- Tabel conntrack server penuh: Jika tabel connection tracking (conntrack), tempat firewall Linux mencatat semua koneksi, mencapai batasnya, paket baru dibuang. (Infrastruktur server (Tim Infrastruktur))
L8 Socket dan protokol
- Kebijakan penanganan klien lambat (slow consumer): Untuk klien yang data kirimannya terus menumpuk, server membuang update lama atau memutus koneksinya. (Pengembangan server (Tim Pengembang Game))
- Fragmentasi IP pada paket UDP: Paket UDP yang melebihi MTU (ukuran maksimum yang bisa dikirim sekaligus) difragmentasi di lapisan IP, dan jika satu fragmen saja hilang, seluruh paket dibuang. (Pengembangan server (Tim Pengembang Game))
L9 Proses game di server
- Lonjakan broadcast: Jika gerakan satu pemain dikirim ke semua yang melihatnya, jumlah update yang harus dikirim menjadi kuadrat dari jumlah pemain yang berkumpul. (Pengembangan server (Tim Pengembang Game))
- Pola trafik berubah akibat patch: Jika konten, efek, dan data sinkronisasi baru memperbesar ukuran dan frekuensi paket, server yang tadinya lancar mulai terbentur batas MTU, bandwidth, dan jumlah paket setelah patch. (Pengembangan server (Tim Pengembang Game))
Desain sinkronisasi
- Otoritas klien: Jika setiap klien memutuskan hasilnya sendiri, layar Anda terasa responsif, tetapi hasilnya tidak cocok dengan layar pemain lain dan rentan terhadap cheat. (Pengembangan server (Tim Pengembang Game))
- Prediksi rollback netcode meleset: Input lawan diprediksi dan ditampilkan lebih dulu; jika prediksinya salah, game diputar mundur lalu dihitung ulang. Makin tinggi ping, makin lebar rentang rewind. (Pengembangan klien (Tim Pengembang Game))
- Perhitungan jalur tidak sama pada sinkronisasi perintah: Jika yang dipertukarkan hanya “pergi ke sini” dan jalurnya dihitung masing-masing oleh kedua pihak, perbedaan perhitungan sekecil apa pun membuat karakter atau monster berjalan lewat jalur lain lalu ditarik kembali ke posisinya. (Pengembangan server (Tim Pengembang Game))
- Laju pengiriman snapshot rendah: Jika server mengirim update posisi (snapshot) hanya beberapa kali per detik, buffer interpolasi harus dibuat lebih panjang sebanding, sehingga karakter lain terlihat di masa lalu yang lebih jauh. (Pengembangan server (Tim Pengembang Game))
Masalah yang hanya dialami sebagian pemain
- Pemain yang lag terlihat fast forward di layar pemain lain: Input dari pemain yang koneksinya buruk tiba di server secara tidak beraturan dan bertumpuk. Jika server menerapkan input sebanyak yang diterima di setiap tick, pemain lain melihat karakter itu tersendat sesaat, lalu maju beberapa langkah sekaligus. (Pengembangan server (Tim Pengembang Game))
- Otoritas kontrol monster ada di klien yang lambat: Ada game yang menyerahkan perhitungan gerakan monster ke klien salah satu pemain di dekatnya untuk mengurangi beban server. Jika koneksi pemain itu buruk, monster itu bergerak aneh di layar semua pemain. (Pengembangan server (Tim Pengembang Game))
- Snapshot baseline hilang: Pada server yang hanya mengirim “yang berubah sejak terakhir kali”, jika data lengkap yang dikirim sekali di awal (baseline) hilang, perubahan setelahnya tidak bisa diterapkan. (Pengembangan server (Tim Pengembang Game))
Akar penyebab retransmisi TCP
- Packet loss di jalur nirkabel: Wi-Fi dan jaringan seluler mengirim ulang paket beberapa kali di jalur nirkabel, dan jika tetap gagal, paket dibuang. Paket yang dibuang itu baru dikirim ulang oleh TCP jauh kemudian. (Pihak Eksternal (Pihak Eksternal))
- Buffer dangkal meluap akibat burst pengiriman: Jika setiap tick server mengirim update untuk ribuan pemain sekaligus dalam sekejap, buffer kecil di switch atau batas sesaat di cloud meluap dalam waktu kurang dari 1 ms dan sebagian paket dibuang. (Pengembangan server (Tim Pengembang Game))
- Policer membuang trafik berlebih: Batas kecepatan langganan ISP, batas instance cloud, dan perangkat proteksi DDoS kadang langsung membuang paket yang melewati kecepatan yang ditetapkan tanpa memasukkannya ke antrean. (Infrastruktur jaringan (Tim Infrastruktur))
- Error fisik (kabel, modul optik, atau konektor rusak): Kabel yang rusak, konektor serat optik yang kotor, dan modul optik yang sudah habis umur pakainya menimbulkan bit error, dan paket yang rusak dibuang diam-diam oleh perangkat. (Infrastruktur jaringan (Tim Infrastruktur))
- Paket dibuang di host server penerima: Paket sudah sampai di server, tetapi dibuang karena ring buffer NIC (buffer yang menampung sementara paket yang tiba) meluap atau core yang menangani pemrosesan terima di kernel jenuh. (Infrastruktur server (Tim Infrastruktur))
- Batas pemrosesan perangkat perantara terlampaui (firewall, IPS, proteksi DDoS): Firewall, perangkat pencegah intrusi (IPS), dan perangkat proteksi DDoS memeriksa setiap paket yang lewat. Begitu trafik melampaui kapasitas pemeriksaannya, paket yang tidak sempat diproses dibuang. (Infrastruktur jaringan (Tim Infrastruktur))
- Perubahan rute dan jalur ECMP bermasalah: Paket hilang selama beberapa detik saat rute internet berubah, atau terus-menerus pada koneksi yang ditempatkan di jalur bermasalah di antara beberapa jalur ECMP. (Infrastruktur jaringan (Tim Infrastruktur))
Lihat kamus gejala interaktif dengan gambar